Anggota Komisi D DPRD SulSel Pantau Pelaksanaan Proyek di Soppeng
    Dibaca 1716 kali

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan saat memantau sejumlah pelaksanaan proyek di Kabupaten Soppeng, Kamis 10/6/2021

 

SOPPENG,MEDIATANEWS.COM-- Rombongan anggota Komisi D DPRD SulSel yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D Fadriyati melakukan kunjungan kerja dan pemantauan pelaksanaan proyek proyek provinsi yang ada di Kabupaten Soppeng, Kamis 10 Juni 2021.

compressed_1282824650IMG-20210610-WA0135

Rombongan Komisi D yang membidangi masalah pembangunan ini terdiri dari A Ansyari Mangkona, H Suwardi Haseng, Esra Lambang dan Taqwa Muller memantau pelaksanaan rehabilitasi dan perbaikan jalan poros Cabbenge- Soppeng yang menelan anggaran sebesar Rp. 15.980.830.300, Rehabilitasi Jalan Poros Soppeng Sidrap dengan anggaran sekira Rp. 33 milyar dan sejumlah bendungan dan irigasi yang berlokasi di Kecamatan Donri Donri.

compressed_1971308404IMG-20210610-WA0131

' Kami datang untuk memastikan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Provinsi ini betul betul dilaksanakan dengan baik" ujar Andi Ansyari Mangkona di sela sela pemantauannya.

 

Menurut Anggota DPRD Provinsi dari Fraksi PDIP ini, kunjungan Anggota Komisi D selain memantau sejauh mana progres proyek proyek yang ada di daerah ini, juga memeriksa kualitas bangunan yang sementara dikerjakan.

 

" Kami tidak ingin program pembangunan yang setengah mati kita perjuangkan kemudian hasilnya tidak maksimal. Kalau memang ada yang kurang beres dalam pelaksanaannya, selain kami akan bertindak sesuai dengan kewenangan yang kami miliki, minta tolong juga kepada media untuk dipublikasikan ke masyarakat luas" ujarnya saat memantau pelaksanaan perbaikan jalan polos Cabbenge-Soppeng.

 

Senada dengan itu, Lagislator dari Fraksi Golkar H Suwardi Haseng menegaskan kepada pelaksana proyek untuk bekerja sesuai dengan standar spesikasi yang telah ditentukan.

 

"Kami tidak mau proyek yang bersumber dari uang rakyat dilaksanakan asal jadi, apalagi di tengah situasi pengetatan anggaran akibat recofusing anggaran seperti ini " ujarnya

 

Menurut H Suwardi, sebagai Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan Soppeng - Wajo, dirinya bersama Andi Ansyari Mangkona dari Komisi D dan Selle KS Dalle yang ada di Banggar telah berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan program pembangunan untuk di tempatkan di Soppeng.

 

" Andai tidak ada recofusing anggaran, poros jalan CebbengE -Takalala sepanjang 12 Km dan Poros Cabbenge - Soppeng sepanjang 12 Km pasti sudah dikerjakan tahun ini. Tapi Insya Allah, program ini akan terus kita kawal apalagi Komisi kami memang membidangi masalah pembangunan, mudah mudahan Tahun Anggaran berikutnya sudah bisa terealisasi karena sudah masuk di Renstra Provinsi sesuai dengan usulan kami" urainya.

 

Sementara, Wakil Ketua Komisi D Fadriyati mewanti wanti pelaksana proyek untuk bekerja sebaik mungkin pasca "Tsunami' proyek yang membuat Gubernur SulSel H Nurdin Abdullah terjerat kasus hukum.

 

" Bekerja baik baik sesuai kontrak dan standar yang ditentukan, ini kesempatan bagi para kontraktor untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek di Sulawesi Selatan"tandasnya

 

Kunjungan Anggota Komisi D ini didampingi sejumlah pejabat Dinas PU TR Provinsi SulSel, Kepala UPTD Wilayah V, Konsultan Pengawas dan Rekanan

 

 

Bagikan Berita Ini: