Meski Dicopot, Lutfi Halide Sebut Pencopotan dr Nirwana dan dr Mustakim Bukan Sanksi Final
    Dibaca 5452 kali

Wakil Bupati Soppeng Ir H Lutfi Halide MP didampingi para Asisten dan Kadis Kominfo saat menggelar Konferensi Pers di ruang kerjanya terkait Skandal Suket Covid 19,Selasa 30/3/2021

 

SOPPENG,MEDIATANEWS.COM-- Pencopotan direktur RSU dr Nirwana dan dr Mustakim sebagai Kepala Laboratorium buntut skandal Suket yang menghebohkan Kabupaten Soppeng ternyata belum merupakan keputusan final dari Pemerintah Kabupaten Soppeng.

 

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Soppeng Ir H Lutfi Halide di ruang kerjanya,Selasa 30/3/2021

 

" Penonaktifan direktur RSU La Temmamala dan Kepala Laboratorium beserta dua staf belum merupakan sikap final dari pemerintah"

 

"LHP lengkap dari Inspektorat belum kita terima, belum ada rekomendasi dari Inspektorat apakah yang bersangkutan ini mendapatkan sanksi ringan,sedang atau berat"ujarnya

 

Menurut Lutfi, penonaktifan keempat orang ini lebih untuk membuat yang bersangkutan lebih fokus menghadapi pemeriksaan Inspektorat.

 

" Terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada yang bersangkutan, kita menunggu LHP dan Rekomendasi dari Inspektorat, apakah Sanksi Ringan,Sedang atau Berat" urainya

 

Dari informasi yang disampaikan Wakil Bupati Soppeng yang juga Ketua Tim Tindak Lanjut, selain orang orang yang terlibat membuat Suket, tidak tertutup kemungkinan para pengguna Suket mendapat sanksi serupa.

 

Sekadar diketahui, dokter Nirwana saat ini dipindahkan di Puskesmas Baringeng dan digantikan oleh Sallang SKM M Kes sebagai PLT Direktur RSU La Temmamala.dr Mustakim yang awalnya menjabat sebagai Kepala instalasi Laborarorium RSUD dan Penanggungjawab Laboratorium Covid-19, kini dipindahkan ke Puskesmas Sewo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. dr Mustakim yang dari awalnya menjabat sebagai Kepala instalasi Laborarorium RSUD dan Penanggungjawab Laboratorium Covid-19, kini dimutasi ke Pusat Kesehatan Masyakarat (Puskesmas) Sewo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

 

Sementara, dua staf Laboratorium yaitu Musdianzah Sukarno petugas Laboratorium RSU La Temmamala dipindahkan ke Puskesmas Tajuncu dan Sri Idawati digeser ke Puskesmas Pacongkang.

Bagikan Berita Ini: