Polres Soppeng Akan Kawal Secara Ketat Program Pemulihan Ekonomi Nasional
    Dibaca 486 kali

 

Kapolrres Soppeng AKBP Moh Roni Mustofa S.I.K.M.I.K,

 


SOPPENG,MEDIATANEWS.COM- Kepolisian Resort Soppeng akan melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

 

Program PEN ini sendiri diperkirakan akan menelan dana besar yang sumber anggarannya akan digelontorkan oleh Pemerintah Pusat ke masing masing Pemerintah Kabupaten/kota.

 

Hal ini diungkapkan Kapolres Soppeng AKBP Moh Roni Mustofa S.I.K.M.I.K, di ruang kerjanya, Senin 22/3/2021.

 

Menurut Roni, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pengawalan secara ketat serta memastikan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terlaksana dengan baik, benar, tepat sasaran dan akuntabel.

 

" Kalau prgram PEN ini sudah berjalan, kami akan melakukan pendampingan dan pengawalan secar ketat untuk memastikan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terlaksana dengan baik, benar, tepat sasaran"

 

"Hingga hari ini, kami belum tahu berapa besar nilai proposal anggaran untuk PEN yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng dan berapa anggaran yang akan direalisasikan oleh Pemerintah Pusat. Yang pasti, kami siap melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap program PEN untuk menghindari terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran"jelas Roni.

 

Lebih jauh Roni menjelaskan,
program PEN tak bisa hanya dijalankan sendiri oleh pemerintah tanpa adanya dukungan dari seluruh unsur masyarakat.

 

"Kebangkitan perekonomian di Soppeng ini harus dilakukan dengan cepat dan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar perekonomian kembali pulih atau normal seperti sediakala" tandasnya

 

Sementara, kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Soppeng Drs Dipa MSi yang berusaha dikonfirmasi terkait besaran proposal anggaran PEN yang diajukan Pemkab Soppeng ke Pemerintah Pusat hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi.

 

 

 

Bagikan Berita Ini: