Berkas Dua Tersangka Pembobol Kartu Kredit Dilimpahkan Ke Kejaksaan
    Dibaca 1135 kali

Muhammad Hendra Setia

 

SOPPENG,MEDIATANEWS.COM— Kasus dugaan pembobolan kartu kredit yang melibatkan 20 tersangka yang ditangani Polres Soppeng telah memasuki babak baru.

 

Hal ini ditandai dengan diserahkannya 2 berkas tahap satu dari Polres Soppeng ke pihak Kejaksaan Negeri Soppeng.

 

Kepala Seksie Pidana Umum (Kasie Pidum) Kejaksaan Negeri Soppeng , Muhammad Hendra Setia SH MH yang dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, saat ini berkas perkara tahap satu kasus tersebut sudah diterima pihaknya.

 

"Hari ini, dua berkas perkara dari 20 tersangka sudah kita terima dari pihak kepolisian" katanya kepada Mediatanews.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 7/10/2020.

 

Menurut Hendra, dari informasi pihak penyidik kepolisian, 18 berkas perkara tahap satu lainnya, rencananya akan diserahkan pada Senin pekan depan.

 

"Dari penyampaian pihak kepolisian, berkas 18 tersangka yang lain akan diserahkan pada hari Senin mendatang. Kita tinggal meneliti lengkap atau tidak berkas perkaranya untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

 

Hendra menjelaskan, kasus pembobolan kartu kredit ini harus dituntaskan secepatnya mengingat masa penahanan tersangka pembobol kartu kredit telah memasuki tahap perpanjangan.

 

"SPDP nya (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) kami terima tanggal 31 Agustus 2020 lalu dan sudah ada perpanjangan penahanan dari Kejaksaan selama 40 hari. Untuk kasus seperti ini, masa penahanannya di kepolisian selama 20 hari selanjutnya polres meminta persetujuan kejaksaan untuk perpanjangan penahanan selama 40 hari, kalau dalam jangka 60 hari berkas perkaranya belum dituntaskan, maka para tersangka harus bebas demi hukum" urainya

 

Diberitakan sebelumnya, Polres Soppeng berhasil membongkar dugaan kejahatan pencurian Kartu Kredit yang berskala internasional dan diduga melibatkan anak anak muda yang berusia belia bahkan diantaranya ada yang masih di bawah umur.

 

Dari penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian beberapa waktu lalu. Selaian menetapkan 20 tersangka, Polisi mengamankan beberapa barang bukti diantaranya komputer,Laptop, handphone, hingga puluhan kartu ATM dan rekening bank.

 

 

Bagikan Berita Ini: