Belajar Di Rumah,Tingkat Partisipasi Siswa Hanya 89,2 Persen
    Dibaca 676 kali

Sekda Soppeng HA Tenri Sessu

 

SOPPENG,MEDIATANEWS.COM-- Pasca kebijakan Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memindahkan proses belajar mengajar di rumah pada tanggal 23 Maret 2020 lalu.

 

Tingkat partisipasi siswa yang mengikuti proses belajar mengajar dari rumah ini ternyata tidak mencapai 100 persen,prosentasenya hanya sebesar 89,2 persen.

 

Hal ini diungkapkan Sekda Soppeng HA Tenri Sessu Mappajanci kepada Mediatanews.com di kantor Bupati Soppeng,Rabu 8/4/2020

 

Menurut Tenri Sessu, kendala yang dihadapi para siswa ini hingga tidak bisa secara penuh mengikuti proses belajar dari rumah karena terkendala teknologi.

 

" Dari penelusuran yang dilakukan, ternyata sebagian siswa terutama yang tinggal di pesisir tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar di rumah secara maksimal karena tidak terjangkau jaringan internet maupun ketiadaan perangkat teknologi (hp android) yang mereka miliki"

 

" Untuk mengantisipasi masalah ini,salah satu solusi yang saya sarankan ke Dinas Pendidikan adalah, anak siswa yang berdekatan tetapi tidak punya Hp Android agar dikumpulkan di suatu tempat dengan tetap menjaga Physical Distancing dan maksimal 5 anak untuk dicarikan solusi,apakah dipinjamkan Android atau didatangi langsung oleh gurunya untuk diberi tugas" ujarnya

 

Dari penjelasan Tenri Sessu, dalam masa Pandemi Covid 19 ini,secara berkala Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng melaporkan efektifitas proses belajar mengajar dari rumah kepada Pemkab Soppeng.

 

Bagikan Berita Ini: