Sekda Soppeng Koordinir Langsung Penanganan Bencana
    Dibaca 949 kali

Ketgam : Sekda Soppeng Drs HA Tenri Sessu MSi saat mendampingi Gubernur SulSel Prof Nurdin Abdullah yang melakukan peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Marioriawa,Senin 13/1/2020

 

SOPPENG,MEDIATANEWS.COM--- Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar rapat koordinasi penanganan bencana banjir yang melanda 3 Kecamatan di wilayah itu, rapat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs HA Tenri Sessu Mappejanci MSi di ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Senin 13/1/2020


Dalam rapat tersebut Sekda Soppeng yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Soppeng menyampaikan data kerusakan dan korban jiwa akibat bencana ini, dengan rincian korban terdampak 465 KK 1.860 rumah dengan jumlah 7 rumah dalam kondisi rusak berat, 15 rumah rusak sedang, dan 35 rumah rusak ringan dan korban meninggal dunia sebanyak 1 orang.

 

Sekda juga mengatakan bahwa TNI dan Polri telah mengerahkan pasukannya untuk membantu mengevakuasi korban banjir.

 

"Saya mohon ini tolong koordinasikan kepada penanggungjawab posko untuk terus mengupdate kondisi dan dampak bencana dan kebutuhan logistik, agar kita bisa tepat dan akurat untuk mendistribusikan bantuan," Jelas Sekda

 

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Soppeng Drs Sarianto MSi mengungkapkan bahwa terkait massifnya bencana yang melanda Soppeng akhir akhir ini, penanganan bencana berada dalam koordinasi langsung Sekretaris Daerah.

 

"Karena berbagai bencana yang terjadi beberapa waktu belakangan ini,baik itu kebakaran,angin kencang dan banjir yang penangannya mesti melibatkan berbagai institusi lintas sektoral seperti TNI dan Polri, maka koordinasi langsung penanganan bencana di tangani langsung Pak Sekda"

 

“Ini sebagai upaya kolaborasi dan sinergi semua pihak, bencana menjadi urusan bersama, perlu kesadaran kolektif, dibutuhkan koordinasi antar lembaga agar penanganan banjir di Kabupaten Soppeng lebih terintegrasi, “tandas Sarianto.

 

 

Bagikan Berita Ini: