Besok Disidang Vonis, Kuasa Hukum Terdakwa Uang Passolo Optimis Kliennya Bebas
    Dibaca 2062 kali

Abd Rasyid SH

 

SOPPENG,MEDIATANEWW.COM-- Setelah melalui serangkaian proses persidangan yang cukup panjang, sidang pembacaan putusan dengan no perkara No.141/ Pid.B/2019/PN/Wsp terkait raibnya Uang Passolo. Akhirnya, akan digelar di PN Watansoppeng, Rabu 8/1/2020 pagi besok sekira pukul 10.00.

 

Terkait sidang pembacaan putusan kasus raibnya uang Passolo ini, Abd Rasyid SH kuasa hukum terdakwa dari LBH Cita Keadilan saat ditemui MEDIATANEWS.Com di Cafe Daffa,Selasa 7/1/2020 optimis kliennya akan mendapatkan keadilan dan mendapatkan vonis bebas oleh Majelis Hakim.

 

"Insya Allah, sesuai dengan fakta fakta persidangan,baik keterangan para saksi dari pihak korban yang kami dinilai tidak di dukung bukti bukti uang kuat maupun keterangan daripara saksi alibi,kami yakin Majelis Hakim akan bertindak sesuai dengan hati nurani dan mengedepankan rasa keadilan serta membebaskan terdakwa demi hukum" ujarnya

 

Menurut Abd Rasyid, beberapa kejanggalan yang mereka lihat akan menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis antara lain jumlah amplop yang hanya 32 lembar dengan total nilai kurang lebih Rp. 30 juta, barang bukti yang ditampilkan tanpa ada jejak sidik jari dan keterangan saksi dari pihak korban yang tidak meyakinkan

 

" 32 amplop senilai Rp. 30 juta menurut kami sungguh luar biasa, berarti rata rata uang Passolo ini berisi Rp. 900 ribu, kalau untuk ukuran Soppeng jumlah ini termasuk angka yang fantastis"

 

" Belum lagi barang bukti berupa amplop ternyata di temukan di Pusat Pertokoan, biasanya pencuri membuang barang buktinya ditempat yang sulit ditemui, kok dalam kasus ini barang buktinya sengaja di bawah ke tempat keramaian, seakan akan barang bukti di WC Pusat Pertokoan menggiring orang untuk mengetahui bahwa ada kejadian pencurian di tempat lain" urainya

 

Sekadar diketahui, Peristiwa Raibnya Uang Passolo di LolloE yang terjadi pada tanggal 14 Agustus 2019 lalu dengan nilai kerugian ditaksir sebesar Rp. 30 juta mengakibatkan Hasrianti (32) harus mendekam di Penjara karena di tuduh menjadi pelaku pencurian yang menghebohkan ini.

 

Sementara Hasrianti sendiri,hingga saat ini menyangkal dan merasa tidak pernah menginjakkan kaki di lokasi pesta perkawinan ini.

 

 

Bagikan Berita Ini: